"Yeeach... tugas lagi...semua guru memberi tugas"
serentak semua siswa pemalas. Itulah keluhan yang sering kita dengar di
pendidikan sekarang ini. Marilah kita sejenak meninggalkan beban dan sejenak
kita mengenal lebih dalam betapa ruginya kalau kita mengeluh. Mengeluh adalah
hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini telah menjadi
suatu kebiasaan. Kalau Anda termasuk orang yang suka mengeluh maka ketahuilah
bahwa kebiasaan mengeluh tidak akan membuat situasi yang Anda hadapi menjadi lebih
baik, malahan hanya akan menguras energy Anda dan aakn menciptakan perasaan
negative yang tidak akan memberdayakan diri Anda.
Coba tanyakan pada diti Anda apabila seandainya, Anda memiliki
dua orang teman, yang pertama selalu mengucapkan kata-kata yang positif dan
yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang
mana? Saya yakin jawaban Anda adalah teman yang pertama, karena pada dasarnya
semua orang senang berhubungan dengan orang-orang positif yang kata-katanya
membangun, menghibur, dan menguatkan.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita sering mengeluh?
Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai
dengan harapan atau keinginan kita. Dan Anda perlu sadari bahwa hal ini akan
terjadi hampir setiap hari dalam kehidupan yaitu kenyataan yang terjadi sering
kali tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jadi cara mengatasinya
sebenarnya mudah kita hanya perlu belajar bersyukur dalam segala keadaan yang
kita hadapi.
Sebagai contoh, jika Anda sering mengeluh dengan pekerjaan
Anda, Anda perlu tahu berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia
saat ini? Menurut informasi hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak
punya pekerjaan, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan.
Atau Anda menegluh karena jalanan sering macet saat Anda mengemudi, untuk hal
ini ketahuilah bahwa ada jutaan orang yang tidak memiliki kendaraan pribadi
seperti Anda.
Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa.
Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, “Sinta, Sinta”. Seorang
pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter
menjawab, “Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Sinta”. Si
pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat
penghuni lain itu terus menerus memukulkan kepalanya ditembok dan berteriak
“Sinta, Sinta”. “Orang ini juga punya masalah dengan Sinta?” tanyanya
keheranan. Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan
Lulu”.
Percayalah bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan pasti
ada hal yang dapat kita syukuri. Para ahli psikologi mengatakan “Sikap
bersyukur adalah emosi yang tersehat”. Seorang pakar stress bernama Hans Seyle
juga berkata, “Sikap bersyukur menghasilkan energy emosional lebih daripada
sikap yang lain dalam hidup ini”. Tang menarik adalah Anda selalu dapat memilih
dalam setiap kejadian yang dihadapi apakah Anda akan mengeluh atau bersyukur.
Ada cerita menegenai seorang pengusaha yang terbangun
disebuah srumah sakit dan istrinya yang setia sedang mendampinginya menjalani
perawatan. Pria ini berkata pada istrinya, “kamu tahu waktu pertama kali kita
menikah usaha kita bangkrut dan engkau ada disisiku, setelah itu di tahun kedua
pernikahan kita harta benda yang telah aku kumpulkan untuk masa depan keluarga
kita lenyap dicuri orang namun kamu masih tetap setia menemaniku. Selanjutnya
lagi saat rumah yang telah kita cicil mengalami kebakaran, engkau pun disisiku
juga. Melalui semua itu kamu selalu disisiku”.
Istrinya menjawab, “Ya aku akan selamanya setia berada
disisimu suamiku dalam keadaan apapun”.
Pengusaha ini berkata, “Sekarang aku terbaring lemah dirumah
sakit, kamu tetap ada disisiku”. Ia menjawab,”Pasti, aku selalu bersedia ada
disisimu”.
Kemudian pengusaha ini berkata lagi, “Makannya aku sekarang
mulai berpikir bahwa kehadiranmulah yang menjadi pembawa semua kesialan ini”.
Bagaimana pendapat Anda dengan pandangan pengusaha tersebut terhadap
istrinya???
Herannya adaorang-orang tertentu yang memnag tidak paham
bagaimana cara bersyukur dan orang-orang seperti ini kelihatannya tidak pernah
dapat melihat sesuatu hal yang baik ataupun positif karena pandangannya Cuma
tertuju pada hal yang buruk.
\mulai ambil waktu untuk bersyukur setiap hari. Bersyukurlah
atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda ataupun yang dapatt Anda
syukuri. Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah
dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat
hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu
sibuk mngeluh.
Kalau semakin banyak kita bersyukur atas apa yang kita
miliki, maka semakin banyak hal yang kita miliki untuk disyukuri. Berarti
semakin banyak kita mengeluh atas masalah yang Anda alami, maka janagn heran
jika rasanya semakin banyak masalah yang kita alamio untuk dikeluhkan.
Jangan mengeluh jika Anda menghadapi kesulitan tetapi
lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan
sebebtar kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda
tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas
semua yang terjadi pada saat ini.
Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda
bersama teman-teman yang sedang mengeluh, coba beri tanggapan yang positif atau
tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan kembangkan sikap penuh syukur
lalu lihatlah perubahan dalam hidup Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar