Kemanakah akanku bawa diri ini. Pada akhlak kemuliaan ataukah pada
akhlak keburukan. Setiap hari selalu ku panjatkan doa dalam sujudku.
Akankah aku masih dalam ketaatan kepada Illahi Rabbi ataukah sebaliknya.
Masihkah kau beri aku kesempatan untuk memohon maaf atas segala
khilaf yang pernah dilakukan. Memohon maaf atas segala perbuatan yang
disengaja maupun tidak disengaja.
Aku hanyalah seorang hamba yang sangat kecil dihadapanNya. Diri ini
tak mampu untuk mengungkapkan lebih dari isi hati ini. Begitu banyak
nikmat yang telah kau beri, Ya Allah. Kadang aku lupa bagaimana caraku
untuk bersyukur.
Padahal, segala nikmat kau selalu berikan untuk hambamu yang penuh
dosa ini. Harapan dan doa selalu ku pasrahkan. Berharap engkau Maha isi
tahu hati ini, setitik kebencian yang tertanam dihati pasti kau tahu
akan itu.
Segala kejadian dan ujian ini, aku anggap sebagai rasa syukur akan
diri ini. Dan aku yakinkan itu adalah cara terbaik kau tegur aku.
Mungkin agar ku kembali padaMu, kembali untuk lebih menomor satukan
engkau dibandingkan hal lainnya.
Agar diri ini merenungi,
bahwa engkaulah sebaik-baiknya Maha Pencipta yang patut disembah dan diikuti perintahnya.
Agar diri ini berfikir,
bahwa engkau sangatlah mencemburui aku karena lebih mementingkan hal lain.
bahwa engkaulah sebaik-baiknya Maha Pencipta yang patut disembah dan diikuti perintahnya.
Agar diri ini berfikir,
bahwa engkau sangatlah mencemburui aku karena lebih mementingkan hal lain.
Sesungguhnya,
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa lemah,
Bila tak engkau berikan cahaya hidayah dan hikmah.
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa hampa,
Bila tak engkau tunjukkan jalan taqwa.
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa hancur dan kufur,
Bila tak engkau berikan rasa sabar dan syukur.
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa lemah,
Bila tak engkau berikan cahaya hidayah dan hikmah.
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa hampa,
Bila tak engkau tunjukkan jalan taqwa.
Jiwa dan hati ini sangatlah terasa hancur dan kufur,
Bila tak engkau berikan rasa sabar dan syukur.
Ku bersyukur atas segala nikmatmu.
Ku bersyukur atas segala ujianmu.
Dan ku bersyukur atas segala hidayah yang kau pancarkan untukku.
Ku bersyukur atas segala ujianmu.
Dan ku bersyukur atas segala hidayah yang kau pancarkan untukku.
Agar aku kembali mengingatmu,
Agar aku kembali pada jalanmu,
Agar aku kembali pada tujuanku,
Karena kehidupan yang abadi kelak diakhirat nanti.
Agar aku kembali pada jalanmu,
Agar aku kembali pada tujuanku,
Karena kehidupan yang abadi kelak diakhirat nanti.
# SUMBER : http://marufmedia.com/cerpen-islami-muhasabah-diri/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar